Yesus Yang Disalibkan

Yesus Yang Disalibkan

1 Korintus 1:18 

Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

 

Injil dalam bahasa Yunani disebut euangelion (ευαγγέλιον). “Eu” berarti baik dan “angelion” berarti kabar/ berita, sehingga keduanya membentuk arti kabar baik. Kabar baik yang disampaikan kepada seluruh dunia berdasar pada karya Tuhan Yesus Kristus di kayu salib.

 

Yesus dari Nazaret

Yesus orang Nazaret pada saat pelayanannya selama tiga setengah tahun kepada seluruh orang Israel, dikenal karena mujizatnya dan pekerjaan-pekerjaan hebatnya. Ia banyak menyembuhkan orang sakit, mengusir setan dari pada orang-orang yang dikuasai roh jahat, membangkitkan orang mati, dan banyak yang bersaksi bahwa Ia adalah “Anak Allah”. Namun ternyata, pelayanan Yesus tiga setengah tahun tersebut tidak mampu mengubah seorang Simon Petrus. Simon Petrus tidak cerdas, gagal, dan menjadi pembohong.

Kemudian Yesus itu disalibkan dan mencurahkan darahNya bagi manusia. Kemudian Ia bangkit, naik ke surga, dan mencurahkan Roh Kudus ke atas murid-muridnya. Kemudian perubahan drastis terjadi di antara para rasul. Setelah Petrus berkotbah untuk pertama kalinya (Kisah Para Rasul 2:14-40), tiga ribu jiwa menjadi percaya dan mengikut Kristus.

Kisah Para Rasul 2:41-42 | Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah w  mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

 

Petrus, yang sebelumnya adalah seorang nelayan yang sering gagal dan juga pembohong, bisa menjadi kepala rasul yang banyak melakukan tanda-tanda ajaib serta dihormati banyak orang. Bayangannya saja, bisa menyembuhkan penyakit.

 

Kisah Para Rasul 5: 12-16 | Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat  di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka sangat dihormati orang banyak.  Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka. Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang berduyun-duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan.

 

Semua tanda-tanda, mujizat, dan banyaknya orang yang diselamatkan adalah karya “Yesus yang disalibkan”. Ini adalah inti dari pemberitaan injil Kristus.

 

Yesus yang Disalibkan (Crucified Jesus)

 

Paulus secara khusus membahas pemberitaan tentang Salib Kristus di dalam suratnya kepada jemaat Korintus. Saat surat ini ditulis, berbicara tentang Yesus yang disalib dianggap sebuah kebodohan; Paulus pun tadinya mengakui bahwa itu adalah hal yang tidak masuk akal.

Saulus, sebeulum ia menjadi Paulus adalah seorang muda yang cerdas mengenai taurat dan memiliki kuasa penuh dari Imam Besar, terhadap siapapun yang dianggap mengkhianati agama Yahudi. Ia adalah  bagian dari orang-orang berhikmat, ahli-ahli taurat, dan pembantah-pembantah. Namun ketika ia menjadi seorang Paulus yang menjadi alat Kristus, ia menjadi sadar bahwa hikmat dunia yang selama ini ia banggakan, tidak ada tandingannya dibandingkan hikmat Allah.

 

1 Korintus 1: 20 | Di manakah orang yang berhikmat?  Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini  menjadi kebodohan?

 

Sulit untuk mempercayai bahwa “Salib” adalah sebuah karya keselamatan. Seseorang yang disalib, sangat mungkin ia tidak mengenakan sehelai kain pun, alias telanjang dan dibiarkan mati selagi ia dipertontonkan di depan orang banyak. Oleh karena itu, pada zaman tersebut hukuman salib adalah hukuman terkejam. Orang yang disalib menjadi orang yang paling hina dan dipermalukan. Bagaimana mungkin, kita percaya bahwa seseorang yang “hina”, “memalukan”, dan “terkutuk” (Galatia 3:12; Ulangan 21:23) seperti itu menyelamatkan manusia?

 

Bagi orang Yahudi, ini adalah sebuah batu sandungan yang membuat mereka jatuh. Sebelum ada Yesus yang disalib, mereka yakin betul bahwa hanya orang-orang Yahudi, yaitu mereka yang beribadah kepada YHWH, yang akan selamat. Namun sekarang, mereka harus percaya pada Kristus untuk diselamatkan. Jika tidak, tidak ada keselamatan bagi mereka.

 

Bagi orang-orang Yunani, ini adalah sebuah kebodohan. Orang yunani pada zaman itu adalah para filsafat, atau ahli filosofi, yaitu mereka yang mencintai kecerdasan (phillia: cinta, sofia: hikmat).

 

1 Korintus 1: 22-23 | Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat, tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan.

 

Namun Paulus yang memiliki hikmat Allah mengajarkan bahwa, orang yang percaya pada pemberitaan injil yang dianggap “bodoh” menurut dunia, akan diselamatkan oleh Allah.

 

1 Korintus 1:21 | Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.

 

Paulus juga mengajarkan bahwa yang “bodoh” dari Allah, tetap lebih berhikmat dari pada dunia ini. Dan yang “lemah” dari Allah, tetap lebih kuat dari dunia ini.

 

1 Korintus 1: 25-28 | Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah  dari Allah lebih kuat dari pada manusia. Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: bmenurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti

 

 

Karya Salib Yesus

 

Jadi, apakah karya dari “Yesus yang disalibkan”?

 

1 Korintus 1:30 | Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita . Ia membenarkan  dan menguduskan  dan menebus  kita.

 

  1. “Hikmat Allah” yaitu Roh Kudus.

Roh Kudus membuat kita mengerti kehendak Allah, membuat kita mampu menafsirkan hal-hal rohaniah, karunia roh, dan mengajarkan kita segala sesuatu yang dari Allah. Karena tidak ada yang tahu apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah itu sendiri.

 

Yohanes 14:26 | tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu

 

1 Korintus 2:10-11 |  Karena kepada kita Allah telah menyatakannya  oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

 

1 Korintus 2:13 | Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh

 

 

  1. Kebenaran (Righteousness).

Righteousness berasal dari kata “dikaiosune” dalam bahasa Yunani dan “tsaddiq” dalam bahasa Ibrani yang mengandung arti sedekah, kedermawanan, dan kewajiban agama. Pengertian tentang kebenaran dan ibadah dapat dipelajari di dalam Kebenaran

 

  1. Pengudusan (sanctuation), yang berarti pengampunan dosa

Pencurahan darah Kristus di kayu salib adalah tanda pengampunan dosa dan pengudusan sekali untuk selama-lamanya. Kita telah disunat, yang artinya penanggalan tubuh yang kotor/ tubuh yang berdosa, dengan sunat Kristus.

Yang percaya Yesus disalibkan, harus tinggal di dalam Yesus dengan makan dan minum tubuh dan darah Yesus (Perjamuan Kudus), sehingga mereka tinggal di dalam Kristus. Dan bagi yang tinggal di dalam Kristus, maka ia tidak boleh kena hukuman (atas dosa).

 

Matius 26:28 | Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa

 

Ibrani 10:10 | Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus

 

Kolose 2: 11 | Dalam Dia kamu telah disunat,  bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus , yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa.

 

Yohanes 6:56 | Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia

 

Roma 8: 1 | Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman  bagi mereka yang ada di dalam Kristus  Yesus.

 

 

  1. Penebusan (redemption) yang berarti kita menjadi milik Allah.

Ketika kita ditebus, maka kita menjadi milik orang yang menebus kita. Allah menebus kita melalui “Yesus yang disalib”, maka sekarang kita menjadi milik Allah. Awalnya, kita tidak punya Allah dan tidak mendapat bagian dalam perjanjiannya. YHWH atau TUHAN adalah Tuhan bagi Abraham, Ishak, dan Yakub serta keturunannya. Berkat-berkat Abraham tidak akan sampai kepada orang-orang di luar keturuan Ibrani, Israel, dan Yahudi. Namun karena Kristus, barangsiapa yang percaya kepada Kristus menjadi bagian dari umat Allah. Sehingga kita yang percaya pada karya salib Yesus memiliki pengharapan dan Allah di dunia, juga mendapat bagian dalam perjanjiannya.

 

1 Petrus 1: 18-19 | Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

 

Roma 8:8 | Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

 

Efesus 2:2 | bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia

 

 

Author:
You Might Also Like
Comments